Tuesday, May 1, 2018

Lirik Realita - Fourtwnty

Ini bukan cerita langka Tak sedikit orang melakukannya Menggambar tubuhnya Raut wajah hingga namanya Memang indah tapi apa artinya Ternyata berbisa Nafsu dulu baru logika Tinta biru tinggal cerita Realita Tutup mata tutup telinga Perhitungan pun tak ada Realita Raut wajah hingga namanya Memang indah tapi apa artinya Ternyata berbisa Berbisa Nafsu dulu baru logika Tinta biru tinggal cerita Realita Tutup mata tutup telinga Perhitungan pun tak ada Realita Ini darah muda Ini darah muda Memang tak mudah menaklukannya Ini darah muda Ini darah muda Tolong tunjuk tangan Siapa yang pernah mencoba Nafsu dulu baru logika Tinta biru tinggal cerita Realita Tutup mata tutup telinga Perhitungan pun tak ada Realita,,,

Lirik Segelas Berdua - Fourtwnty

Waktu itu aku bertamu Menunggu dikursi kayu ibumu Kembang lili tak tahu malu Berada di genggam tangan kananku Merayu bukan gayaku Romansa ku berbeda Segelas berdua berwarna merah isi dan langitnya Dibawah aroma hamparan hijau Kembang lili tak tahu malu Berada di genggam tangan kananku Merayu bukan gayaku Romansa ku berbeda Segelas berdua berwarna merah isi dan langitnya Dibawah aroma hamparan hijau Segelas berdua berwarna merah isi dan langitnya Dibawah aroma hamparan hijau Hijau Hamparan hijau Hamparan hijau Hamparan hijau

Lirik Nyanyian Surau - Fourtwnty

Transisi kata ke kata kumulai terbata bata Berjalan kemana jiwa lamaku kapan lagi bernostalgia Kelopak mataku lelah menjabarkan arti malaya Melanda redup tantrumku Bait ke bait mulai kurakit menari paras sakitku Hingga sulitku berdamai dengan nalar tak terkontaminasi Merasa haus dipuji Hinggaku lupa diri Mati suri rasa canduku Mati suri rasa canduku Bait ke bait mulai kurakit menari paras sakitku Hingga sulitku berdamai dengan nalar tak terkontaminasi Merasa haus dipuji Hinggaku lupa diri Sudah pernah hilang Sudah pernah dialam sana Sudah pernah gila Sudah pernah didalam sana hoo..whoo.. hoo Mati suri canduku Mati suri canduku Mati suri canduku Mati suri canduku Mati suri rasa canduku Sudah pernah hilang Sudah pernah dialam sana, hoo... Sudah pernah gila Sudah pernah didalam sana hoo..whoo.. hoo Berbekal selembar peta Berakhir di surau, tua...
Tampilkan lebih sedikit

Tentang Orang Pertama tidak tahu menahu

Powered by Blogger.

Kategori Post